Perilaku Ritualistik Siswa: Studi Literatur IPS tentang Dekontekstualisasi Simbol Negara di Sekolah Dasar Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.19184/jipsd.v13i1.53749Keywords:
Era Digital, Habituasi, IPAS, Keterampilan Proses, Kompetensi KewarganegaraanAbstract
Praktik ritual patriotik di sekolah dasar, seperti upacara bendera, bertujuan menanamkan nasionalisme, namun ritual ini seringkali tereduksi menjadi perilaku ritualistik tanpa pemaknaan. Era digital juga semakin mendekontekstualisasi simbol negara dan menggeser maknanya dari sakral menjadi performatif. Studi literatur ini bertujuan menganalisis fenomena perilaku ritualistic dari perspektif IPS sebagai gejala sosiologis dari dekontekstualisasi digital. Berdasarkan sintesis literatur, temuan ini mengindikasikan adanya keterkaitan antara perilaku ritualistik dengan proses dekontekstualisasi digital. Sebagai solusi pedagogis, studi ini menawarkan pergeseran paradigma pembelajaran dari pelaksanaan ritual yang bersifat dogmatis menuju pengkajian ritual sebagai bagian dari fenomena sosial. Capaian pembelajaran IPAS, melalui elemen keterampilan proses diantaranya: Mengamati, Mempertanyakan, Mengevaluasi, direkomendasikan sebagai kerangka kerja untuk mentransformasi siswa dari pelaku pasif menjadi analis kritis yang mampu mengambil keputusan terinformasi dan beralasan